You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Banjir 50 CM Depan Gedung Cawang Kencana Imbas Saluran Mampet
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Genangan di Depan Cawang Kencana Surut

Hujan deras yang mengguyur Ibukota sejak Minggu (14/2) siang menyebabkan ruas Jl Mayjen Sutoyo, Jatinegara atau tepatnya di depan gedung Cawang Kencana tergenang hingga ketinggian 50 sentimeter (cm).

Salurannya mampet jadi airnya pada meluap ke jalan, apalagi hujannya cukup deras

“Salurannya mampet jadi airnya pada meluap ke jalan, apalagi hujannya cukup deras," ujar Rohim (45), warga sekitar, Minggu (14/2) sore.

Dikatakan Rohim, saat ketinggian air cukup tinggi, sejumlah kendaraan terlihat mogok lantaran nekat menerobos genangan. Meski begitu, ketinggian air berangsur-angsur surut sejak pukul 15.30 dan arus lalu lintas pun kembali normal.

“Di dalam gedung sedang ada acara, makanya banyak taksi sedang menaikkan dan menurunkan penumpang.‎Sejumlah motor didorong karena mesinnya kemasukan air," katanya.

Ditambahkan Rohim, sebenarnya di lokasi tersebut jarang terjadi genangan. Ia menduga banyak tali air yang tersumbat sampah sehingga air tidak dapat mengalir normal ke dalam saluran. 

"Kalau genangan kecil wajarlah kalau lagi hujan, tapi tadi memang cukup tinggi. Semoga langsung dicek sama instansi terkait," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6828 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6289 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1428 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1399 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1291 personAldi Geri Lumban Tobing